Laman

Thursday, November 13, 2014

Flavanol biji cokelat (cocoa beans) memperbaiki memori akibat penuaan

Senyawa yang ditemukan dalam biji cokelat (cocoa beans), bukan chocolate, dapat mengembalikan kehilangan memori akibat penuaan pada manula sehat.  Demikian, hasil penelitian terbaru yang dipublikasi dalam jurnal Nature Neuroscience 26 Oktober 2014.  Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang secara langsung membuktikan bahwa komponen khusus dari penurunan memori terkait usia dsebabkan oleh perubahan pada daerah khusus otak (dentate gyrus), dan hal ini dapat diperbaiki dengan perbaikan makanan.  Penelitian ini dilakukan oleh Adam M Brickman, dan kawan-kawan  dari Taub Institute for Research on Alzheimer's Disease and the Aging Brain, Columbia University, New York.


Daerah otak diberi warna kuning adalah hippocampus; dentate gyrus ditunjukkan oleh warna hijau dan entorhinal cortex warna ungu. Kerja sebelumnya,termasuk oleh laboratorium peneliti senior Scott A. Small, M.D., menunjukkan bahwa perubahan pada bagian tertentu hippocampus otak, yaitu dentate gyrus berhubungan dengan penurunan memori normal terkait usia pada manusia dan mamalia lain. Dentate gyrus  berbeda dengan entorhinal cortex, yaitu daerah hippocampal  yang dipengaruhi oleh penyakit Alzheimer's disease tahap awal.
Credit: Lab of Scott A. Small, M.D.

Penurunan memori ini merupakan hal yang normal dengan semakin bertambahnya usia.  Penurunan memori terjadi mulai usia dewasa awal (meskipun pada usia dewasa awal ini tidak berpengaruh nyata terhadap mutu hidup) sampai usia seseorang mencapai 50-an dan 60-an tahun.  Penelitian ini sendiri dilakukan pada kelompok usia 50-69 tahun.

Flavan-3-ol (kadang-kadang disebut sebagai flavanol) merupakan turunan flavan.  Flavan sendiri merupakan salah satu kelompok dari flavonoid.  Senyawa-senyawa flavan  ini termasuk catechin, epicatechin gallate, epiallocatechin gallate, proanthocyanidin, theaflavin, dan thearubigin.  Catechin banyak terdapat pada teh, kakao dan cokelat (yang dibuat dari biji cokelat).

Pada penelitian ini subjek (37 orang) yang merupakan sukarelawan sehat berusia 50-69 tahun diberi minuman yang mengandung flavanol dari biji cokelat dengan dua tingkat dosis, yaitu diet flavanol tinggi (900 mg flavanol per hari) atau diet flavanol rendah ( 10 mg flavanol per hari).  Pemberian minuman dilakukan selama tiga (3) bulan.

Setelah tiga bulan pemberian minuman kaya flavanol maka sangat nyata terjadi perbaikan memori.  Memori seseorang yang setara usia sekitar 60 tahun pada awal penelitian membaik menjadi memori seperti orang yang berusia 30-an atau 40-an tahun.  Sungguh terjadi perbaikan yang luar biasa.

Hasil penelitian ini tentu saja memberikan harapan untuk pebaikan memori kaum manula.  Penelitian ini juga perlu direplikasi lebih banyak lagi agar mendapatkan hasil yang lebih meyakinkan.

Sekali lagi minuman kaya flavanol yang diuji disini berasal dari biji cokelat (cocoa beans), yang biasanya kandungan flavanol ini terbuang ketika melakukan proses pembuatan makanan/cokelat.  Jadi bukan makan cokelat olahan (chocolate) ya.


Link jurnal : http://www.nature.com/neuro/journal/vaop/ncurrent/full/nn.3850.html#access

No comments: